TEORI ATOM KELAS X
|
1.
|
Model Atom
John Dalton
|
John Dalton mengemukakan hipotesa tentang atom berdasarkan hukum kekekalan massa (Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (Proust). Teori yang diusulkan |
|||
|
a.
|
Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah
tidak dapat dibagi lagi.
|
||||
|
|
b.
|
Atom
digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki
atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
|
|||
|
|
c.
|
Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan
perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom
hidrogen dan atom-atom oksigen.
|
|||
|
|
d.
|
Reaksi
kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari
atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
|
|||
|
|
Hipotesa
Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti ada tolak
peluru.
|
||||
|
|
![]() Model atom |
||||
|
|
Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan
dapat menghantarkan listrik. Bagaimana mungkin suatu bola pejal dapat
menghantarkan listrik, padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Berarti
ada partikel lain yang dapat menyebabkan terjadinya daya hantar listrik.
|
||||
|
2.
|
Model Atom Thomson
JJ. Thomson
|
Kelemahan dari Dalton diperbaiki oleh JJ. Thomson, eksperimen yang dilakukannya tabung sinar kotoda. Hasil eksperimennya menyatakan ada partikel bermuatan negatif dalam atom yang disebut elektron. ![]() Model atom Thomson seperti roti kismis |
|
|
|
Kelemahan model Thomson ini tidak dapat menjelaskan
susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut. |
||
|
3.
|
Model Atom |
|||||
|
Eksperimen yang
dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng tipis dengan partikel alpha.
Ternyata partikel itu ada yang diteruskan, dibelokkan atau dipantulkan. Berarti
di dalam atom terdapat susunan-susunan partikel bermuatan positif dan
negatif.
Hipotesa dari
Rutherford adalah atom yang tersusun dari inti atom dan elektron yang
mengelilinginya. Inti atom bermuatan positif dan massa atom terpusat pada
inti atom.
|
|||||
|
|
![]()
Model atom
|
|||||
|
|
Kelemahan dari Rutherford tidak dapat menjelaskan
mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika,
gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama
- kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan
mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit. |
|||||
|
|
||||||
|
4.
|
Model Atom Niels
Bohr
|
|||||
|
|
Kelemahan
dari
Hipotesis Bohr adalah : |
|||||
|
|
a.
|
Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan
dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan.
|
||||
|
|
b.
|
Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang
lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom
itu tidak akan berkurang.
Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi maka elektron akan menyerap energi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah maka akan memancarkan energi. |
||||
|
|
Model atom Bohr digambarkan sebagai berikut
|
|||||
|
|
![]() Model atom Bohr |
|||||
|
|
Kelebihan
atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat
berpindahnya elektron.
Apakah Anda sudah memahami uraian materi pada kegiatan
belajar 1 ini?Kelemahan model atom ini adalah: tidak dapat menjelaskan spekrum warna dari atom berelektron banyak. Sehingga diperlukan model atom yang lebih sempurna dari model atom Bohr. Silahkan Anda kerjakan latihan berikut ini untuk mengetahui pemahaman materi yang telah dipelajari. |
|||||
|
||||||
|
Cobalah Anda jawab terlebih dahulu pertanyaan tersebut.
Setelah itu jawaban dari pertanyaan ini dapat Anda lihat berikut ini: KUNCI LATIHAN |
|||||||||||||||||
|
1.
|
Kelebihan dan kelemahan dari masing-masing model atom
dari mulai model atom Dalton sampai dengan model atom Niels Bohr.
|
||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||
|
2.
|
Gambar model atom mulai dari Thomson sampai Niels Bohr
adalah…
|
||||||||||||||||
|
|
![]() ![]() |
Model
atom
Model atom Thomson
|
|||||||||||||||
|
|
![]() |
Model
atom
|
|||||||||||||||
|
|
![]() |
Model
atom Niels Bohr
|
|||||||||||||||
|
|
Apakah jawaban Anda telah cocok dengan penyelesaian
yang diberikan?
Jika belum, pelajari kembali materi tersebut! Jika sudah, silahkan Anda mengerjakan Tugas 1 tanpa melihat kembali uraian materi yang sudah Anda pelajari! |
||||||||||||||||
|
Tugas Kegiatan 1
|
||||
|
1.
|
Gambaran susunan partikel-partikel dasar dalam atom
disebut…
|
|||
|
|
A.
|
Konsep
atom
|
||
|
|
B.
|
Model
atom
|
||
|
|
C.
|
Teori
atom
|
||
|
|
D.
|
Definisi
atom
|
||
|
|
E.
|
Sejarah
atom
|
||
|
|
|
|
||
|
2.
|
Pernyataan berikut yang bukan tentang teori atom Dalton
adalah…
|
|||
|
|
A.
|
Atom adalah bagian terkecil dari materi yang tidak
dapat dibagi lagi
|
||
|
|
B.
|
Atom tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan
|
||
|
|
C.
|
Atom dari unsur yang berbeda dapat bergabung membentuk
senyawa
|
||
|
|
D.
|
Reaksi
kimia melibatkan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali
atom-atom
|
||
|
|
E.
|
Atom digambarkan sebagai roti kismis
|
||
|
|
|
|
||
|
3.
|
Kelemahan model atom Dalton adalah tidak dapat
menerangkan…
|
|||
|
|
A.
|
Atom
berelektron banyak
|
||
|
|
B.
|
Hubungan larutan senyawa dengan daya hantar listrik
|
||
|
|
C.
|
Elektron tidak jatuh ke inti
|
||
|
|
D.
|
Susunan muatan positif dalam atom
|
||
|
|
E.
|
Adanya
lintasan elektron
|
||
|
|
|
|
||
|
4.
|
Eksperimen yang mendukung untuk menjelaskan model atom
adalah…
|
|||
|
|
A
|
Penemuan tabung sinar katoda, model atom Thomson
|
||
|
|
B.
|
Penemuan
radio aktif, model atom Niels Bohr
|
||
|
|
C.
|
Spektrum warna, model atom Rutherford
|
||
|
|
D.
|
Penemuan elektron, model atom Rutherford
|
||
|
|
E.
|
Penemuan teori fisika klasik, model atom Thomson
|
||
|
|
|
|
||
|
5.
|
Konsep inti atom pertama kali dikemukakan oleh…
|
|||
|
|
A.
|
|
||
|
|
B.
|
Thomson
|
||
|
|
C.
|
|
||
|
|
D.
|
Niels
Bohr
|
||
|
|
E.
|
Max
Planck
|
||
|
|
|
|
||
|
6.
|
Percobaan atau eksperimen yang mendasari model atau
Rutherford adalah…
|
|||
|
|
A.
|
Tabung
crookes
|
||
|
|
B.
|
Tabung
gas katoda
|
||
|
|
C.
|
Percobaan
tetes minyak
|
||
|
|
D.
|
Penghamburan
sinar alpha
|
||
|
|
E.
|
Penembakan inti atom dengan partikel alpha
|
||
|
|
|
|
||
|
7.
|
Percobaan spektrum warna dilakukan oleh…
|
|||
|
|
A.
|
|
||
|
|
B.
|
Thomson
|
||
|
|
C.
|
|
||
|
|
D.
|
Niels
Bohr
|
||
|
|
E.
|
Max
Planck
|
||
|
|
|
|
||
|
8.
|
Gambar model atom Niels Bohr adalah…
|
|||
|
|
A.
|
![]() |
D.
|
![]() |
|
|
B.
|
![]() |
E.
|
![]() |
|
|
C.
|
![]() |
||
|
|
|
|
||
|
9.
|
Spektrum garis hanya dimiliki oleh…
|
|
|
|
A.
|
Atom-atom
berelektron tunggal
|
|
|
B.
|
Atom-atom
berelektron banyak
|
|
|
C.
|
Atom
yang berpindah lintasan
|
|
|
D.
|
Elektron yang mengelilingi inti atom
|
|
|
E.
|
Elektron
yang berpindah lintasan
|
|
|
|
|
|
10.
|
Konsep kulit atom dikemukakan oleh…
|
|
|
|
A.
|
|
|
|
B.
|
Thomson
|
|
|
C.
|
|
|
|
D.
|
Niels
Bohr
|
|
|
E.
|
Max
Planck
|
|
|
|
|
|
Jika
Anda sudah selesai mengejakan Tugas 1 ini, silahkan cocokkan jawaban Anda
dengan kunci jawaban di akhir modul ini.
Berapa jumlah jawaban benar yang Anda peroleh?Jika masih kurang dari 7, pelajarilah kembali Kagiatan Belajar 1! Silahkan lanjutkan ke Kegiatan Belajar 2, jika jawaban benar yang diperoleh lebih dari 7. Selamat! Anda telah menyelesaikan Kegiatan Belajar 1 ini dengan baik. TUGAS : SETELAH ANDA MEMPELAJARI TEORI ATOM DI ATAS, MENURUT ANDA TEORI MANAKAH YANG PALING BENAR? JELASKAN ! |
||
PARTIKEL DASAR PENYUSUN ATOM
Sudah siapkah Anda memulai Kegiatan Belajar 2.Kegiatan Belajar 2 ini, akan mempelajari percobaan atau eksperimen untuk menentukan partikel dasar penyusun atom dan jumlah masing-masing partikel dasar dalam setiap atom serta isotop, isobar dan isoton suatu unsur.
Marilah kita bahas satu persatu.
|
A.
|
Partikel Dasar Penyusun Atom
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Perkembangan model yang didasari oleh hasil eksperimen menghasilkan data
partikel dasar penyusun atom, seperti Tabel 1 :
Tabel 1. Partikel Dasar Penyusunan Atom
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Elektron
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Pernahkah Anda memperhatikan Tabung Televisi?
Tabung Televisi merupakan tabung sinar katoda.
Percobaan tabung sinar katoda pertama kali dilakukan William Crookes
(1875). Hasil eksperimennya adalah ditemukannya seberkas sinar yang muncul dari
arah katoda menuju ke anoda yang disebut sinar katoda.
George Johnstone Stoney (1891) yang memberikan nama sinar katoda disebut
“elektron”. Kelemahan dari Stoney tidak dapat menjelaskan pengertian atom
dalam suatu unsur memiliki sifat yang sama sedangkan unsur yang berbeda akan
memiliki sifat berbeda, padahal keduanya sama-sama memiliki elektron.
Antoine Henri Becquerel (1896) menentukan sinar yang dipancarkan dari
unsur-unsur Radioaktif yang sifatnya mirip dengan elektron.
Joseph John Thomson (1897) melanjutkan eksperimen William Crookes yaitu
pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katoda
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
![]()
Pembelokan
sinar katoda oleh medan listrik
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Hasil percobaannya membuktikan bahwa ada partikel bermuatan negatif dalam
suatu atom karena sinar tersebut dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan
listrik.
Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew Milikan
(1908) melalui percobaan tetes minyak Milikan seperti gambar 6 :
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
![]() Diagram percobaan tetes minyak Milikan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Minyak disemprotkan ke dalam tabung yang bermuatan listrik. Akibat gaya
tarik gravitasi akan mengendapkan tetesan minyak yang turun. Bila tetesan
minyak diberi muatan negatif maka akan tertarik kekutub positif medan
listrik.
Hasil percobaan Milikan dan Thomson diperoleh muatan elektron –1 dan
massa elektron 0, sehingga elektron dapat dilambangkan
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Proton
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Jika massa elektron 0 berarti suatu partikel tidak mempunyai massa
padahal partikel materi mempunyai massa yang dapat diukur. Begitu pula
kenyataan bahwa atom itu netral.
Bagaimana mungkin atom itu bersifat netral dan mempunyai, jika hanya ada
elektron saja dalam atom?
Eugene Goldstein (1886) melakukan eksperimen dari tabung gas yang
memiliki katoda, yang diberi lubang-lubang dan diberi muatan listrik.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
![]() Percobaan Goldstein untuk mempelajari partikel positif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Ternyata pada saat terbentuk elektron yang menuju anoda terbentuk pula
sinar positif yang menuju arah berlawanan melewati lubang pada katoda.
Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini, ternyata gas hidrogenlah
yang menghasilkan sinar muatan positif yang paling kecil baik massa maupun
muatannya, sehingga partikel ini disebut dengan proton.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Inti atom
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Setelah penemuan proton dan elektron, Ernest Rutherford melakukan
penelitian penembakan lempeng tipis. Jika atom terdiri dari partikel yang
bermuatan positif dan negatif maka sinar alpha yang ditembakkan seharusnya
tidak ada yang diteruskan/menembus lempeng sehingga muncullah istilah inti
atom.
Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden (1911)
menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC. Rontgen
(1895) dan penemuan zat Radioaktif (1896).
Percobaan Rutherford dapat digambarkan sebagai berikut :
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
![]() Percobaan Rutherford, hamburan sinar alpha oleh lempeng emas |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan hipotesanya bahwa atom
tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang
bermuatan negatif. Untuk mengimbanginya sehinga atom bersifat netral.
Massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti
atom, sehingga dapat dipredisi bahwa ada partikel lain dalam inti atom.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Neutron
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Prediksi dari Rutherford memacu W. Bothe dan H. Becker (1930) melakukan
eksperimen penembakan partikel alpha pada inti atom berilium (Be). Ternyata
dihasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi.
Eksperimen ini dilanjutkan oleh James Chadwick (1932). Ternyata partikel
yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi itu bersifat netral atau tidak
bermuatan dan massanya hampir sama dengan proton. Partikel ini
disebut neutron dan dilambangkan dengan
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Apakah jawaban Anda seperti
berikut ini!
Cobalah Anda jawab dahulu pertanyaan di atas. Setelah itu jawaban dari pertanyaan ini dapat Anda lihat di bawah ini.
KUNCI LATIHAN
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.
|
Penemu:
Proton adalah Eugene Goldsmith (1886) Neutron adalah James Chadwick (1932) Elektron adalah JJ. Thomson (1897) |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
2.
|
Percobaan yang dilakukan lebih
lanjut oleh Rutherford, berhasil menetapkan
Samakah jawaban Anda?
Jika sama, maka Anda benar. Silahkan lanjutkan, jika belum bacalah kembali uraian materi tersebut. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
NOMOR ATOM DAN NOMOR MASSA
Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas satu sama
lain. Dengan penemuan partikel penyusun atom dikenal istilah nomor atom (Z)
dan nomor massa (A).
Jika belum, jangan berputus asa untuk mempelajari kembali materi tersebut. Jika sudah, silahkan lanjutkan ke materi berikutnya. ISOTOP, ISOBAR DAN ISOTON |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Setelah
penulisan lambang atom unsur dan penemuan partikel penyusun atom, ternyata
ditemukan adanya unsur-unsur yang memiliki jumlah proton yang sama tetapi
memiliki Untuk itu dikenalkanlah istilah isotop, isoton dan isobar. |
||||||||||||||||
|
|
1.
|
Isotop
|
|||||||||||||||
|
|
|
Atom yang mempunyai nomor atom yang sama tetapi
memiliki nomor massa yang berbeda disebut dengan isotop. Contoh :
Isotop-isotop unsur ini dapat digunakan untuk menentukan Contoh: Oksigen di alam terdiri dari 3 isotop dengan kelimpahan sebagai berikut Hitunglah massa atom rata-rata (Ar) dari unsur oksigen ini? Jawab : ![]() |
|||||||||||||||
|
|
2.
|
Isoton Seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya, bahwa neutron adalah selisih antara nomor Contoh : |
|
|
|
3.
|
Isobar Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor massa yang sama. Adanya isotop yang membuat adanya isobar. ![]() Sehingga antara
KUNCI LATIHAN ![]() Sudah cocokkah jawaban Anda? Jika belum, pelajari kembali uraian materi tersebut. Jika sudah, lanjutkan menyelesaikan Tugas 2 |
|
1.
|
Penemu
elektron adalah…
|
|
|
|
A.
JJ. Thomson
|
D.
Goldstein
|
|
|
B.
James Chadwick
|
E.
Goldsmith
|
|
|
C.
Stoney
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Penemu
proton adalah…
|
|
|
|
A.
JJ. Thomson
|
D.
Goldstein
|
|
|
B.
James Chadwick
|
E.
Goldsmith
|
|
|
C.
Stoney
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Eksperimen tabung sinar katoda menghasilkan…
|
|
|
|
A.
Penemuan elektron
|
D.
Penemuan
|
|
|
B.
Penemuan
|
E.
Penemuan muatan proton
|
|
|
C.
Penemuan muatan elektron
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Eksperimen tetes minyakoleh Millikan untuk menentukan…
|
|
|
|
A.
Massa elektron
|
D.
Muatan proton
|
|
|
B.
Muatan elektron
|
|
|
|
C.
Massa proton
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
Lambang partikel penyusun atom yang benar adalah…
|
|
|
|
A.
|
D.
|
|
|
B.
|
E.
|
|
|
C.
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Nomor massa dari atom yang mengandung 5 buah proton dan
6 neutron adalah…
|
|
|
|
A.
5
|
D.
16
|
|
|
B.
6
|
E.
17
|
|
|
C.
11
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
Pernyataan yang tepat untuk unsur dengan lambang atom
Fe adalah…
|
|
|
|
A. p = 26, e = 26, n = 56
B. p = 26, e = 30, n = 56 C. p = 26, e = 30, n = 26 D. p = 26, e = 26, n = 26 E. p = 26, e = 26, n = 30 |
|
|
|
|
|
|
8.
|
Atom dengan nomor atom 24 dan nomor massa 52 mempunyai
neutron sebanyak…
|
|
|
|
A.
24
|
D.
52
|
|
|
B.
28
|
E.
76
|
|
|
C.
48
|
|
|
|
|
|
|
9.
|
Berikut ini yang bukan merupakan isotop adalah…
|
|
|
|
A.
|
D.
|
|
|
B.
|
E.
|
|
|
C.
|
|
|
|
|
|
|
10.
|
Unsur
Galium mempunyai dua isotop yaitu 69Ga dan 71Ga. Jika diketahui bahwa 3 dari
lima atom Galium adalah 69Ga, maka massa ataom relatif (Ar), Galium adalah…
|
|
|
|
A.
68
|
D.
70,0
|
|
|
B.
69,8
|
E.
71,0
|
|
|
C.
69,0
|
|
Kegiatan Belajar 3 ini akan membahas tentang model atom yang dikemukakan oleh Bohr yaitu kulit atom dan susunan (konfigurasi) elektron pada masing-masing kulit serta elektron yang berada pada kulit paling luar.
Susunan elektron pada masing-masing kulit dikenal sebagai konfigurasi elektron dan elektron yang berada pada kulit luar disebut elektron valensi.
Marilah kita pelajari satu persatu.
|
A.
|
Konfigurasi
Elektron
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Konfigurasi (susunan) elektron suatu atom berdasarkan kulit-kulit atom tersebut. Setiap kulit atom dapat terisi elektron maksimum Jika n = 1 maka berisi 2 elektron Jika n = 2 maka berisi 8 elektron Jika n = 3 maka berisi 18 elektron dan seterusnya. Lambang kulit dimulai dari K, L, M, N dan seterusnya dimulai dari dekat dengan inti Elektron disusun sedemikian rupa pada masing-masing kulit dan diisi maksimum sesuai daya tampung kulit tersebut. Jika masih ada sisa elektron yang tidak dapat ditampung pada kulit tersebut maka diletakkan pada kulit selanjutnya. Contoh: Pengisian konfigurasi elektron
Perhatikan konfigurasi elektron pada unsur dengan nomor atom 19. Konfigurasi elektronnya bukanlah
Bagaimana dengan unsur dengan nomor atom 88? Unsur dengan nomor atom 88 akan terisi sesuai dengan kapasitas kulit pada kulit K, L, M dan N serta masih ada sisa 28. sisa ini tidak boleh diletakkan seluruhnya di kulit O, sisa ini diletakkan pada kulit sesudahnya mengikuti daya tampung maksimum kulit sebelumnya yang dapat diisi yaitu 18, 8 atau 2 sehingga sisanya diisikan sesuai Tabel 2 tersebut.
KUNCI LATIHAN Cocokkan jawaban Anda dengan jawaban berikut ini
Jika belum, jangan berputus asa untuk mempelajari kembali materi tersebut. Jika sudah, silahkan lanjutkan ke materi berikutnya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Elektron Valensi |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Elektron yang berperan dalam reaksi pembentukkan ikatan
kimia dan dalam reaksi kimia adalah elektron pada kulit terluar atau elektron
valensi. Jumlah elektron valensi suatu atom ditentukan berdasarkan elektron yang terdapat pada kulit terakhir dari konfigurasi elektron atom tersebut. Perhatikan Tabel 3 untuk menentukan jumlah elektron valensi.
Unsur-unsur yang mempunyai jumlah elektron valensi yang sama akan memiliki sifat kimia yang sama pula. Contoh: Unsur natrium dan kalium memiliki sifat yang sama karena masing-masing memiliki sifat elektron valensi = 1.
KUNCI LATIHAN Cobalah Anda jawab terlebih dahulu pertanyaan tersebut, setelah itu jawabannya dapat Anda lihat berikut ini.
Jika belum, pelajarilah kembali uraian materi tersebut! Jika sudah, silahkan Anda mengerjakan Tugas 3 tanpa melihat kembali uraian materi yang sudah Anda pelajari. |
Apakah jawaban Anda seperti itu? Jika demikian Anda benar. Sampai jumpa lagi… |























Komentar
Posting Komentar